Terungkap! 5 Rahasia Kaos Oblong Awet

TKS Factory – Kita semua sepakat bahwa sangat menyebalkan apabila baru saja membeli kaos oblong atau kaos polos baru. Namun, tidak lama kemudian sablon nya mulai rontok. Warna kaos nya mulai memudar. Padahal desain atau warna kaos polosnya nya favorit banget. Pengen nya sih kaos nya awet terus karena bisa dibilang kaos nya kaos kesayangan.

Pernah ngalamin hal yang kaya gitu?

Kalau pernah, ada kabar gembira untuk kamu. Mudah-mudahan ini sedikit dapat membantu agar kaos kamu lebih tahan lama dari biasanya.

Penasaran gimana caranya biar kaos oblong awet?

 

Belilah Kaos Yang Memang Berkualitas

Tidak bisa dipungkiri bahan kaos dan sablon berkualitas sangat berpengaruh terhadap daya tahan ataupun daya rekat sablon. Jadi hal yang paling berpengaruh terhadap tingkat awet nya kaos oblong adalah bahan bakunya itu sendiri.

Kalau gitu mah semua orang juga tau min.

Hehehe iya siih, tapi tenang dulu. Kalau kaos yang kamu beli berkualitas, tapi perawatan nya kurang baik.

Yoo podo wae mas.

Jadi faktor utama yang paling berpengaruh ya emang kualitas kaos nya, kita bicara apa adanya kok. Kualitas lho yaa, karna barang murah belum tentu tidak berkualitas dan barang mahal belum tentu berkualitas. Sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana kualitas bahan kaos, dan kenapa harga kaos polos bervariasi.

Selanjutnya baru bagaimana cara kita merawat kaosnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Tees Factory (@teesfactory.co) pada

 

Perhatikan Cara Mencucinya

Setalah mendapatkan kaos yang berkualitas, selanjutnya adalah di bagaimana cara kita merawatnya. Kalau boleh jujur, untuk merawat kaos yang sebenarnya tidaklah mudah. Karena kita sudah dimanjakan dengan adanya mesin cuci. Dimana yang sebenarnya mencuci menggunakan mesin cuci mengakibatkan kaos cepat rusak.

Selain itu, kebiasaan merendam kaos semalam sebelum mencuci adalah ide yang buruk. Biasanya sebelum mencuci, kaos direndam terlebih dahulu di malam harinya. Kemudian besok paginya baru mulai dicuci dengan harapan noda pada kaos akan rontok. Ya, memang noda nya akan menghilang. Sayangnya sablon kaos juga kemungkinan ikut rontok bersama noda. Dalam merendam kaos, sebaiknya dilakukan hanya 10-15 menit saja.

 

Jemur Kaos Oblong Dengan Dibalik

Dalam menjemur kaos oblong, hal ini juga perlu diperhatikan. Sinar matahari yang langsung terkena kaos oblong, akan lebih cepat memudarkan warna daripada menjemur kaos dengan cara membaliknya.

Tapi, ada yang lebih baik lagi.

Gimana tuh?

Menjemurnya tidak boleh langsung kena sinar matahari, karena panasnya sinar matahari langsung membuat kaos cepat tepo.

Dalam menjemur kaos oblong, ada 1 lg nih tips supaya kaos kamu awet.

Perhatikan juga cara menjemurnya. Usahakan dalam menjemur kaos oblong hindari yang namanya gantungan baju. Kenapa? Karena kerah kaos akan cepat melar, kaos dengan tambahan beban air akan menjadi lebih berat. Kalau tumpuan nya adalah kerah, bisa dipastikan kaos akan melar kerahnya.

Makannya kadang ada yg nanya, saya klo beli kaos kok kerahnya cepet melar yaa? Nah mungkin ini salah satu penyebabnya. Coba dicek lg ke jemuran apakah kaos oblong nya dijemur pakai gantungan? atau ngejemurnya pakai tali biasa?

 

Jangan Setrika Sablon Secara Langsung

Pernah ngga sobat teesmaker ngalamin kok sablon kaosnya cepet rontok ya?

Mungkin ini adalah salah satu penyebabnya, memang banyak faktor juga yang menyebabkan sablon kaos itu rontok. Seperti kualitas sablon, merendam kaos,  nah setrika adalah salah satunya.

Terus gimana dong baiknya?

Untuk sablon rubber dan sablon plastisol, dalam menggosok kaos usahakan tidak melakukan nya secara langsung. Kamu bisa menggosok kaos dengan cara dibalik kaosnya atau bisa juga pada saat menggosok bagian sablon menggunakan kertas agar sablon dengan setrika tidak kena secara langsung.

Khusus untuk sablon discharge ngga ada masalah kalau sablon di setrika secara langsung. Kenapa ko bisa? Alasan nya adalah karena sifat sablon discharge yang menyatu dengan warna kaos. Kalau dipegang ngga akan berasa teksturnya kaya sablon rubber atau sablon plastisol.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Tees Factory (@teesfactory.co) pada

 

Jangan Terlalu Sering Dipakai

Saking senengnya sama kaos kesayangan, kadang kamu terlalu mengandalkan kaos andalanmu ini. Kalau kaya Mark Zuckenberg sih gpp dia beli lusinan kaos polosannya hehehe

Yang jadi masalah kalau kaosnya cuma ada 1 nah itu sering dipakai. Nah ini yang perlu diperhatikan. Perlu diingat juga proses pencucian dan gosok memang secara alamiah akan mengurangi kualitas dan kondisi kaos. Yang dapat kita lakukan adalah mengurangi rekduksi pengurangan kualitas tadi. Caranya dengan memperhatikan point-point yang disebutkan sebelumnya.

Tapi, kalau sering dipakai ya sama saja. Kaos akan cepat kumel jg lama-lama.

 

Simpan Dilipat Dalam Lemari

Sama dengan pada saat proses menjemur, hindari gantungan. Dalam melakukan penyimpanan di lemari juga hal ini perlu diperhatikan. Kerah kaos tidak di desain untuk menopang beban kaos secara keseluruhan.

Jadi, lebih baik dilipat saja.

Kan klo dilipat cepet leceknya. Hmmm, kembali ke pilihan kamu sih. Karena ini concern nya adalah bagaimana merawat kaos agar kualitasnya tetap baik. Maka penyimpanan dilakukan dengan dilipat.

 

Mungkin itu adalah beberapa tips yang bisa kamu lakukan agar kaos kamu lebih awet dari biasanya. Jadi, selamat mencoba yaa sobat teesmaker.

Semoga berhasil. 🙂